
Telkom University Kampus Surabaya melalui program pengabdian kepada masyarakat terus berkontribusi dalam memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Panjunan, Gresik. Melalui inovasi digital, program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM dengan memanfaatkan teknologi e-commerce, memungkinkan pelaku usaha menjangkau pasar yang lebih luas tanpa keterlibatan perantara.
Transformasi Digital untuk UMKM Desa Panjunan
Dipimpin oleh Arni Muarifah Amri, S.T., M.T., program ini melibatkan kolaborasi lintas prodi dengan dukungan dosen dan mahasiswa dari berbagai bidang, termasuk Dr. Dyah Putri Rahmawati, S.Stat., Dewi Rahmawati, S.Kom., M.Kom., serta mahasiswa Evi Fitriya, Deo Farady Santoso, Devit Erlingga Arafiudin, Yemima Alda Puturuhu, dan Raihan Siyun.
Program ini memfasilitasi pengenalan dan implementasi platform e-commerce yang dikembangkan oleh tim pengabdian. Platform ini memungkinkan pelaku UMKM lokal untuk menjual produk mereka langsung ke konsumen tanpa keterlibatan tengkulak, sehingga harga jual menjadi lebih adil dan kompetitif.
Produk unggulan Desa Panjunan, seperti kerajinan tangan dobong, kini memiliki peluang lebih besar untuk dipasarkan di tingkat nasional hingga internasional. Langkah ini menjadi solusi konkret bagi permasalahan harga jual rendah yang selama ini dihadapi oleh pelaku UMKM akibat ketergantungan pada perantara.
Peluncuran dan Pelatihan
Program ini secara resmi diluncurkan pada 12 Februari 2024, dengan serangkaian kegiatan yang berfokus pada pengembangan dan penerapan teknologi e-commerce. Pada pertemuan pertama yang berlangsung pada 29 Mei 2024, tim melakukan analisis kebutuhan pengguna dan merancang prototipe aplikasi e-commerce yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan UMKM Desa Panjunan.
Pada pertemuan kedua, yang diadakan pada 12 Agustus 2024, aplikasi e-commerce yang telah dikembangkan resmi diperkenalkan kepada masyarakat. Tim dari Telkom University tidak hanya mempresentasikan cara kerja aplikasi, tetapi juga memberikan pelatihan bagi para pelaku UMKM terkait pendaftaran dan penggunaan aplikasi untuk menjual produk mereka secara online.
Dampak dan Harapan Ke Depan
Sebelumnya, banyak pelaku UMKM di Desa Panjunan kesulitan mendapatkan harga jual yang layak karena keterlibatan tengkulak yang mengambil keuntungan besar. “Banyak pelaku UMKM yang mengalami kesulitan dalam menjual produk mereka dengan harga yang layak karena akses pasar yang terbatas,” ungkap salah satu warga.
Dengan hadirnya aplikasi e-commerce ini, UMKM di Desa Panjunan kini dapat menjual produk mereka secara langsung ke konsumen tanpa perantara, memastikan harga yang lebih layak dan keuntungan yang lebih besar bagi para pelaku usaha.
Selain itu, aplikasi ini diharapkan dapat terus berkembang seiring dengan kebutuhan pasar agar tetap relevan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Program ini juga menjadi bukti nyata dari komitmen Telkom University dalam mendukung kewirausahaan berbasis teknologi, sejalan dengan visinya untuk menjadi entrepreneurial university yang berfokus pada inovasi digital guna memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
REFERENSI:
Author: @gerrardgs