Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan saat ini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan pendidikan. Berbagai aplikasi berbasis AI mulai digunakan oleh siswa untuk membantu mencari informasi, membuat rangkuman materi, hingga menyelesaikan tugas sekolah. Namun, kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan baru apabila penggunaan teknologi tidak disertai dengan pemahaman etika digital dan tanggung jawab dalam belajar.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Program Studi S1 Informatika Universitas Telkom Surabaya melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Pengenalan dan Edukasi Pemanfaatan Artificial Intelligence secara Bijak dan Etis bagi Siswa SMP dalam Menghadapi Era Digital” di SMP Kartika IV-10 Surabaya pada 7 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Informatika untuk Masyarakat (IUM) yang bertujuan meningkatkan literasi digital siswa sekaligus membangun kesadaran penggunaan AI secara positif dan bertanggung jawab.

Kegiatan sosialisasi diikuti secara aktif oleh siswa SMP Kartika IV-10 Surabaya. Materi yang diberikan meliputi pengenalan dasar Artificial Intelligence, contoh penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari dan pendidikan, manfaat AI dalam meningkatkan produktivitas belajar, serta risiko penyalahgunaan AI seperti plagiarisme dan penyebaran informasi palsu. Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga integritas akademik dan berpikir kritis dalam memanfaatkan teknologi digital.

Agar kegiatan lebih menarik dan mudah dipahami, penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui presentasi, live demo penggunaan AI, sesi diskusi, tanya jawab, dan kuis interaktif. Metode ini berhasil meningkatkan antusiasme siswa selama kegiatan berlangsung. Peserta terlihat aktif dalam bertanya dan mencoba penggunaan AI secara langsung dengan pendampingan dari tim mahasiswa.

Berdasarkan hasil evaluasi dan umpan balik peserta, kegiatan ini memperoleh respons yang sangat positif. Sebanyak 77,3% peserta menyatakan sangat setuju bahwa materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan siswa, sementara 50% peserta menyatakan materi mudah dipahami. Selain itu, mayoritas peserta berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan kembali di masa mendatang sebagai bentuk penguatan literasi digital di lingkungan sekolah.

Ketua tim kegiatan, Muhammad Fajri Dwi Prasetya Subandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak bertujuan melarang siswa menggunakan AI, melainkan membantu siswa memahami batasan dan etika penggunaannya. Menurutnya, AI dapat menjadi alat bantu belajar yang positif apabila digunakan secara bijak, kreatif, dan tetap mengutamakan proses berpikir mandiri.

Kegiatan ini juga didukung oleh dosen pembimbing Dr. Tanzilal Mustaqim serta pihak SMP Kartika IV-10 Surabaya yang memberikan fasilitas dan dukungan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mampu memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence secara cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab dalam mendukung proses pembelajaran di era digital. Program edukasi seperti ini juga diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan literasi digital dan kesiapan generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.

Lampiran Dokumentasi Kegiatan:
https://drive.google.com/drive/folders/1XCbjbEm9EjCbI6T2J1SkIv2_U97foma5?usp=sharing


Tim Pengabdian Masyarakat (IUM-NON-17)

Dosen Pembimbing: Dr. Tanzilal Mustaqim, S.Kom., M.Kom.

Ketua Tim: Muhammad Fajri Dwi Prasetya Subandi – 1203230076

Anggota:
Khusnia Fitri – 1203230030
Claura Evelyne Chentya Annely Siagian – 1203230078


Referensi

Prayoga, et al. (2025). Peran Sekolah dalam Peningkatan Literasi Digital Kecerdasan Buatan Guna Mendukung Generasi Emas 2045. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan (JIIP).

Qonita, A. F. (2025). Penggunaan ChatGPT Sebagai Sumber Belajar Tambahan Dalam Meningkatkan Pemahaman Materi Kuliah. Repository Digital Library UINKHAS Jember.

Tirtana, et al. (2024). Penggunaan ChatGPT Sebagai Sumber Pembelajaran Adaptif Untuk Menanggapi Kebutuhan Individu Siswa. Jurnal VOCATECH.

Yuniarto, B., & Yudha, R. P. (2021). Literasi Digital Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Menuju Era Society 5.0. Jurnal Edueksos, 10(2), 173–194.

Yunita, M. S. (2025). Kasus Plagiarisme AI: Tantangan Dunia Pendidikan di 2025. Publikasi Artikel Ilmiah Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Secret Link