Informatika Untuk Masyarakat di SMA Barunawati Surabaya: Belajar Menjadi Pengguna Internet yang Cerdas dan Aman

Penetrasi internet yang terus meningkat di kalangan remaja Indonesia membawa peluang besar sekaligus risiko yang tidak dapat diabaikan. Kemudahan akses terhadap informasi, media sosial, dan berbagai platform digital telah mengubah pola komunikasi, pembelajaran, dan hiburan generasi muda secara fundamental. Namun, minimnya pemahaman mengenai etika digital dan perlindungan data pribadi menjadikan banyak remaja rentan terhadap berbagai ancaman di dunia maya. Dalam kerangka program Informatika untuk Masyarakat (IUM), tim mahasiswa Program Studi S1 Informatika Universitas Telkom Surabaya yang terdiri dari Fandi Ardiansyah (1203230079), Maria Rosa Wahyuning Utami (1203230123), dan Benediktus Daniel Afriant (1203230005), di bawah bimbingan Karina Fitriwulandari Ilham, S.Kom., M.Kom., melaksanakan kegiatan edukasi keamanan internet di SMA Barunawati Surabaya pada Rabu, 10 Juni 2026, yang diikuti oleh 25 siswa kelas XI-A.

Pemilihan SMA Barunawati Surabaya sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada profil siswa kelas XI yang telah memiliki intensitas penggunaan internet yang tinggi namun belum mendapatkan edukasi formal yang memadai mengenai keamanan digital. Survei awal yang dilakukan tim sebelum pelaksanaan mengungkap bahwa sebagian besar peserta menggunakan media sosial lebih dari lima jam per hari, menggunakan kata sandi yang sama untuk berbagai platform, dan belum sepenuhnya menyadari risiko nyata dari perilaku digital yang tidak aman. Temuan ini menegaskan urgensi penyelenggaraan kegiatan edukasi yang terstruktur dan komprehensif.

Kegiatan diselenggarakan dalam dua sesi utama yang saling berkesinambungan. Sesi pertama membahas Etika Berinternet, yang mencakup pentingnya menjaga etiket dan sopan santun dalam komunikasi digital, menghargai privasi dan hak cipta orang lain di ruang maya, serta berpikir kritis sebelum menyebarkan informasi untuk mencegah penyebaran hoaks. Sesi kedua berfokus pada Keamanan Data Pribadi, meliputi cara membuat dan mengelola kata sandi yang kuat, memahami pengaturan privasi di berbagai platform media sosial, mengenali modus-modus penipuan daring seperti phishing dan social engineering, serta langkah-langkah konkret yang harus diambil apabila menjadi korban kejahatan siber.

Metode penyampaian yang digunakan memadukan presentasi visual interaktif, kuis berbasis platform digital yang menstimulasi kompetisi sehat, serta demonstrasi langsung cara memeriksa keamanan akun dan mengoptimalkan pengaturan privasi pada platform yang digunakan sehari-hari. Pendekatan gamifikasi yang diterapkan tim berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan namun tetap informatif dan substantif, sehingga materi dapat terserap dengan baik oleh seluruh peserta tanpa terkesan membosankan.

Evaluasi pascakegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan di kalangan peserta. Para siswa menyampaikan bahwa kegiatan ini membuka wawasan mereka terhadap berbagai risiko yang sebelumnya dianggap sepele. Pihak sekolah pun menyambut baik inisiatif ini dan mengharapkan adanya keberlanjutan program serupa di masa mendatang. Kegiatan ini merupakan wujud nyata peran mahasiswa Informatika Universitas Telkom Surabaya dalam membangun literasi digital yang sehat di lingkungan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda sebagai pengguna internet paling aktif.

Lampiran Dokumentasi Kegiatan:
https://drive.google.com/file/d/16oSmtzrP3mWC72h3icgNWZriAhWc1tXP/view?usp=sharing

Tim Pengabdian Masyarakat (IUM-NON-10)

Dosen Pembimbing: Karina Fitriwulandari Ilham, S.Kom., M.Kom.

Ketua Tim: Fandi Ardiansyah – 1203230079

Anggota:
Maria Rosa Wahyuning Utami – 1203230123
Benediktus Daniel Afriant – 1203230005

Secret Link