
Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini bukan lagi sekadar konsep masa depan, melainkan telah hadir dan berpengaruh nyata dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sistem rekomendasi konten, asisten virtual, hingga alat bantu belajar berbasis generative AI. Namun di tengah pesatnya adopsi teknologi ini, pemahaman kritis terhadap cara kerja, potensi, serta keterbatasan AI masih sangat minim di kalangan generasi muda. Berangkat dari kondisi tersebut, tim mahasiswa Program Studi S1 Informatika Universitas Telkom Surabaya yang terdiri dari Henri Kurniawan Candra (1203230086), Muhamad Adnan (1203230031), Moch Abyan Jamil (1203220124), dan Muhammad Alifian Putra Wibowo (1203220156), dengan bimbingan Ardian Yusuf Wicaksono, S.Kom., M.Kom., menyelenggarakan kegiatan edukasi AI dalam program Informatika untuk Masyarakat (IUM).
Kegiatan ini ditujukan bagi para pelajar sebagai generasi yang tumbuh berdampingan dengan teknologi AI, namun kerap menggunakannya secara pasif tanpa memahami mekanisme yang mendasarinya. Fenomena penyalahgunaan AI dalam konteks akademik — seperti penggunaan chatbot untuk mengerjakan tugas tanpa proses berpikir kritis — menjadi salah satu latar belakang penting penyelenggaraan kegiatan ini. Tim pengabdian bertujuan mendorong terbentuknya generasi yang tidak hanya mampu menggunakan AI secara teknis, tetapi juga berpikir secara kritis, etis, dan bertanggung jawab dalam setiap pemanfaatannya.
Materi yang disampaikan mencakup spektrum yang komprehensif namun disajikan dengan pendekatan yang komunikatif dan mudah dicerna. Topik pembahasan meliputi pengenalan konsep fundamental AI dan machine learning, contoh nyata penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari, cara kerja model bahasa besar secara konseptual, serta berbagai aplikasi AI yang relevan di bidang pendidikan dan kreativitas. Penyampaian materi memanfaatkan visualisasi interaktif, demonstrasi langsung menggunakan alat AI populer, dan sesi diskusi yang mendorong partisipasi aktif peserta.
Aspek kritikal yang ditekankan secara khusus dalam kegiatan ini adalah pemahaman mengenai keterbatasan AI, mencakup isu bias data, potensi halusinasi pada model bahasa besar, serta implikasi etis penggunaan AI dalam konteks akademik dan sosial. Peserta diajak mendiskusikan contoh kasus nyata penggunaan AI yang bijaksana versus tidak bertanggung jawab, serta dilatih untuk memverifikasi informasi yang dihasilkan AI sebelum menggunakannya secara kritis dan penuh pertimbangan.
Antusiasme peserta tercermin dari tingginya partisipasi selama sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar penggunaan AI dalam konteks belajar, kreativitas digital, dan prospek profesi di masa mendatang. Kegiatan ini memberikan dampak yang berarti dalam membentuk perspektif generasi muda yang lebih kritis, etis, dan melek teknologi — sebuah fondasi penting bagi terciptanya ekosistem digital yang sehat dan bertanggung jawab di Indonesia.



Lampiran Dokumentasi Kegiatan:
https://drive.google.com/drive/folders/1fLyRs0YCZsULmBFIr_OS2JMDHclA3tPv?usp=sharing
Tim Pengabdian Masyarakat (IUM-NON-11)
Dosen Pembimbing: Ardian Yusuf Wicaksono, S.Kom., M.Kom.
Ketua Tim: Henri Kurniawan Candra – 1203230086
Anggota:
Muhamad Adnan – 1203230031
Moch Abyan Jamil – 1203220124
Muhammad Alifian Putra Wibowo – 1203220156