
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat telah mendorong pemanfaatannya secara luas di dunia pendidikan. Kehadiran AI memberikan kemudahan bagi siswa dalam memahami materi pelajaran, mengakses informasi, dan meningkatkan efektivitas belajar. Namun di sisi lain, penggunaan AI tanpa pemahaman yang tepat juga menimbulkan berbagai risiko, seperti plagiarisme, ketergantungan teknologi, serta menurunnya kejujuran akademik. Kondisi ini menjadikan etika penggunaan AI sebagai isu penting yang perlu mendapat perhatian serius di lingkungan sekolah.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, mahasiswa Program Studi S1 Informatika Telkom University Kampus Surabaya yang tergabung dalam kelompok IUM-05 melaksanakan program pengabdian masyarakat yang berfokus pada edukasi etika penggunaan AI di sekolah. Kegiatan ini dibimbing oleh Bapak Daud Muhajir, S.Kom., M.Kom., dan dirancang dalam bentuk seminar edukatif serta interaktif yang melibatkan siswa secara aktif melalui diskusi, tanya jawab, dan studi kasus penggunaan AI dalam pembelajaran sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada konsep dasar kecerdasan buatan, berbagai manfaat AI dalam mendukung proses belajar, serta potensi risiko yang dapat muncul apabila teknologi digunakan tanpa landasan etika. Penekanan utama diberikan pada pentingnya menjaga integritas akademik, menghindari praktik plagiarisme, dan tetap mengembangkan kemampuan berpikir kritis meskipun dibantu oleh teknologi digital.
Program pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2025 di SMP Baitussalam Surabaya. Materi kegiatan disampaikan secara bertahap, dimulai dari pengenalan AI, pemanfaatan AI dalam pembelajaran, hingga pembahasan risiko dan etika digital. Dalam sesi diskusi, siswa diajak untuk memahami contoh konkret penggunaan AI yang etis, seperti memanfaatkan AI sebagai alat bantu memahami konsep pelajaran, bukan sebagai sarana menyalin jawaban tugas atau menggantikan proses berpikir.
Sebelum adanya kegiatan ini, masih banyak siswa yang memanfaatkan teknologi AI tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjangnya terhadap proses belajar dan pembentukan karakter. Ketergantungan berlebihan pada AI berpotensi mengurangi kemandirian berpikir serta melemahkan nilai kejujuran akademik. Melalui program edukasi ini, siswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih seimbang mengenai peran AI sebagai alat bantu pembelajaran, bukan sebagai pengganti peran manusia dalam berpikir dan mengambil keputusan.
Selain meningkatkan pemahaman siswa, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya literasi digital yang sehat di lingkungan sekolah. Pemanfaatan teknologi diarahkan untuk mendukung pembelajaran secara optimal tanpa mengesampingkan nilai moral dan etika. Dengan pendekatan tersebut, siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga individu yang bertanggung jawab dalam memanfaatkan AI secara bijak.
Program pengabdian masyarakat ini menjadi wujud nyata komitmen Telkom University Surabaya dalam mendukung pendidikan berbasis teknologi yang berimbang antara inovasi digital dan penguatan karakter. Melalui kegiatan edukasi, inovasi, dan pengabdian yang berkelanjutan, Telkom University Surabaya terus berupaya memberikan dampak positif bagi masyarakat dan dunia pendidikan.
Referensi
- Abdullah, A. Z., Rai, I. N. A. S., Ghofur, A., & Azwar, A. (2024). Etika penggunaan AI dalam karya: Pengabdian masyarakat kepada Komunitas Film Link PictureID di Depok, Jawa Barat. Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 3(3), 215–227. https://doi.org/10.30640/cakrawala.v3i3.3135
- Gustiawan, A., Zailani, A. U., Zakaria, H., Ridwan, A., Fauzy, F., Utami, I. N., et al. (2023). Edukasi AI di era digital: Peran, etika, dan dampaknya dalam masyarakat. APPA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(4), 276–281.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Panduan Umum Program Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi. - Sulistiyani, A. T. (2018). Kemitraan dan Model-Model Pemberdayaan. Gava Media.
- Universitas Gadjah Mada. (2022). Pedoman Kuliah Kerja Nyata (KKN-PPM).
- Universitas Telkom. (2023). Panduan Mata Kuliah Informatika untuk Masyarakat. Fakultas Informatika, Telkom University.
Link Dokumentasi
Tim Sukses
Dosen Pembimbing:
Daud Muhajir, S.Kom., M.Kom.
Ketua:
Maulana Ahmad Fadhlan – 1203230108
Anggota Mahasiswa:
- Fitria Nur Rofika – 1203230097
- Michael Valentino Sogen – 1203230099